“Yang penting agar tidak terserang sakit musim penghujan saat ini, daya tahan tubuh harus bagus, dari makanan harus dijaga, cukup istirahat, dan olahraga” Ungkap Dr.Rosimi Usri (38) kepada wartawan ketika ditemui dikediaman sekaligus tempat praktiknya. (20/2)
Musim penghujan saat ini tidak dipungkiri mampu mengganggu aktifitas sehari-hari, pasalnya hujan hampir setiap hari mengguyur kota Bandung dan tidak tanggung-tanggung hujan ini rata-rata berlangsung cukup lama serta menghasilkan udara yang dingin, sehingga hal inipun dapat mengganggu sistem kekebalan tubuh, khususnya daerah Manisi-Cibiru Bandung yang mayoritas ditinggali oleh mahasiswa yang berasal dari luar Bandung.
Dokter yang membuka tempat praktek di sekitaran Manisi ini mengungkapkan saat ini masih belum terlihat menambahnya pasien yang berobat kepadanya, namun beliau mengatakan agar tetap menjaga daya tahan tubuh dan pola hidup yang sehat adalah nomer satu.
“Untuk saat ini, belum ada penambahan (pasien). Yang penting agar tidak terserang sakit musim penghujan saat ini, daya tahan tubuh harus bagus, dari makanan harus dijaga, cukup istirahat, dan olahraga” paparnya ketika di wawancari rabu sore ditempat prakteknya.
Namun dokter dengan dua anak ini mengatakan bahwa selain daya tahan tubuh, lingkungan pun ikut mempengaruhi tingkat daya tahan tubuh, khususnya mahasiswa yang tempat tinggal (kosan) nya haruslah memenuhi standar lingkungan sehat.
“Lingkungan yang mendukung daya tahan tubuh itu tidak banyak sampah, kamar kos tidak sembab, adanya fentilasi, sarana kamar kosnya ada kasur dan tidak tidur di karpet, ruang kosan yang tidak terlalu sempit” tutur dokter sekaligus ibu ini.
Dokter berkacamata ini juga menjelaskan bahwa lebih baik melakukan pencegahan sebelum mengobati dengan menjaga pola hidup dan lingkungan yang baik, karena keduanya merupakan kesatuan yang tidak dapat dipisah.
“Pencegahan lebih utama dari pada pengobatan (preventif), Karena semuannya satu kesatuan dan tidak dipisah-pisah antara pola hidup dan lingkungan yang harus dijaga.” Jelas dokter umum ini. (Dini Afrianti Efendi/Reporter/Jurnalistik/VI/A)
Musim penghujan saat ini tidak dipungkiri mampu mengganggu aktifitas sehari-hari, pasalnya hujan hampir setiap hari mengguyur kota Bandung dan tidak tanggung-tanggung hujan ini rata-rata berlangsung cukup lama serta menghasilkan udara yang dingin, sehingga hal inipun dapat mengganggu sistem kekebalan tubuh, khususnya daerah Manisi-Cibiru Bandung yang mayoritas ditinggali oleh mahasiswa yang berasal dari luar Bandung.
Dokter yang membuka tempat praktek di sekitaran Manisi ini mengungkapkan saat ini masih belum terlihat menambahnya pasien yang berobat kepadanya, namun beliau mengatakan agar tetap menjaga daya tahan tubuh dan pola hidup yang sehat adalah nomer satu.
“Untuk saat ini, belum ada penambahan (pasien). Yang penting agar tidak terserang sakit musim penghujan saat ini, daya tahan tubuh harus bagus, dari makanan harus dijaga, cukup istirahat, dan olahraga” paparnya ketika di wawancari rabu sore ditempat prakteknya.
Namun dokter dengan dua anak ini mengatakan bahwa selain daya tahan tubuh, lingkungan pun ikut mempengaruhi tingkat daya tahan tubuh, khususnya mahasiswa yang tempat tinggal (kosan) nya haruslah memenuhi standar lingkungan sehat.
“Lingkungan yang mendukung daya tahan tubuh itu tidak banyak sampah, kamar kos tidak sembab, adanya fentilasi, sarana kamar kosnya ada kasur dan tidak tidur di karpet, ruang kosan yang tidak terlalu sempit” tutur dokter sekaligus ibu ini.
Dokter berkacamata ini juga menjelaskan bahwa lebih baik melakukan pencegahan sebelum mengobati dengan menjaga pola hidup dan lingkungan yang baik, karena keduanya merupakan kesatuan yang tidak dapat dipisah.
“Pencegahan lebih utama dari pada pengobatan (preventif), Karena semuannya satu kesatuan dan tidak dipisah-pisah antara pola hidup dan lingkungan yang harus dijaga.” Jelas dokter umum ini. (Dini Afrianti Efendi/Reporter/Jurnalistik/VI/A)

Posting Komentar