0


Bandung - Sebagai Organisasi yang berkecimpung dalam kelestarian alam, MAHAPEKA dinilai membutuhkan lahan yang mampu untuk dijadikan tempat praktik dalam melancarkan program mengenai kelestarian alam. hal ini disampaikan oleh Ketum MAHAPEKA Fajar Ramadhan saat bertemu di sekertariat MAHAPEKA.

"Pentingnya peningkatan kepedulian lingkungan. Sayang jika potensi para kader tidak terasah mengenai ilmu lingkungan hidup, j8ika tidak ada lahan untuk mempraktikannya, "ujar Fajar saat ditemui, Bandung, Jumat (20/2/15).

Fajar menambahkan, lahan merupakan kebutuhan mendesak sejalan dengan organisasi yang ia naungi didunia kelestarian alam, maka dari itu ia sebagai Ketum meminta lahan kosong sebagai sarana anggotaMAHAPEKA dalam berkiprah di dunialingkungan hidup, yang lahanya telah diberikan oleh Rektor. Tepat di sebelah lapangan tenis. Dan kini lahan tersebut di legalitaskan atas nama MAHAPEKA.

MAHAPEKA merupakan organisasi yang mengarah pada bidang kelestarian alam, namun kebanyakan orangmemandang organisasi ini hanya berkegiatan mendaki gunung saja. "Kamitidak ingin dipandang sebelah mata oleh warga UIN Bandung" ujar Fajar.

Untuk jangka panjang, Fajar mendukung para anggotanya untukmenggarap lahan yang telah diberikan oleh Rektor menjadi kebun MAHAPEKA yang produktif, sehingga menambahkan pendapatan MAHAPEKA dari segi keuangan dan menjadikan organisasi yang mandiri. (anthea)

Posting Komentar

 
Top